Rabu, 10 September 2014

Konfigurasi DHCP Server pada Debian 6






DHCP (Dynamic Configuration Protocol) adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada client yang memintanya. Komputer yang memberikan nomor IP disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP Client. Dengan demikian administrator tidak perlu lagi harus mengatur IP secara manual pada saat konfigurasi TCP/IP, tetapi cukup dengan memberikan referensi kepada DHCP Server.

Pada saat kedua DHCP client dihidupkan , maka komputer tersebut melakukan request ke DHCP-Server untuk mendapatkan nomor IP. DHCP menjawab dengan memberikan nomor IP yang ada di database DHCP. DHCP Server setelah memberikan nomor IP, maka server meminjamkan (lease) nomor IP yang ada ke DHCP-Client dan mencoret nomor IP tersebut dari daftar pool. Nomor IP diberikan bersama dengan subnet mask dan default gateway.

Berikut cara mengkonfigurasi DHCP server pada Debian 6


1. Setting ip terlebih, sebelum konfigurasi dhcp server :

root@debian:~# nano /etc/network/interfaces

2. Tambahkan tulisan seperti di bawah :





















3. Simpan dan restart interfacesnya :

root@debian:~# /etc/init.d/networking restart

4. Untuk menginstall paket dhcp server, terdapat pada cdnya, dengan perintah :

root@debian:~# apt-cdrom add



5. Ubah repositorynya agar bisa install lewat cdroom :

root@debian:~# nano /etc/apt/source.list


6. Edit seperti dibawah ini :











7. Simpan dan kemudian update, dengan perintah :

root@debian:~# apt-get update

8. Selanjutnya adalah install paket dhcp servernya :

root@debian:~# apt-get install dhcp3-server

9. Setelah paketnya sudah di install, sekarang konfigurasi dhcpnya :

root@debian:~# nano /etc/dhcp/dhcpd.conf

10. Edit seperti dibawah ini dan hilangkan pagarnya :













11. Simpan konfigurasi tadi dan restart dhcpnya :

root@debian:~# /etc/init.d/isc-dhcp-server restart











12. Cek di PC client :








Tidak ada komentar: